Jumat, 29 Maret 2013

JENIS-JENIS TANAH


Jenis tanah penting di Indonesia ada 11 macam, yaitu, organosol, alluvial, regosol, redzina, andosol, tanah mediteran, latosol, podsolik merah kuning, podsolik coklat kelabu, padsol dan grumosol.
            Tapi dari kesebelas jenis ini, hanya 4 yang dapat dikatakan sebagai tanah yang subur. Tanah tersebut antara lain :
  1.   Latosol
  2.  Alluvial
  3. Andosol
  4.  Mediteran merah kuning
Tanah Alluvial
Sifat tanah alluvial adalah memiliki derajat keasaman (pH) yang rendah, kejenuhan basa rendah, struktur tanah jelek, dan C/N rasio yang bervariasi. Apa itu C/N rasio ? C/N rasio adalah sebuah parameter yang menunjukkan kualitas unsure hara yang terdapat di dalam tanah. Ok kembali ke topic, tanah tanah alluvial biasanya digunakan sebagai lahan padi sawah, palawija, nanas, dan tanaman tanaman lainnya. Untuk mengurangi pH yang rendah, tanah-tanah alluvial harus digenangi air, namun apabila digunakan sebagai lahan kering, maka jenis tanah ini akan mempunyai pH yang sangat rendah. Meskipun demikian, tanah ini mempunyai kandungan hara yang tinggi.
Tanah Andosol
Tanah andosol merupakan tanah yang kesuburan kimiawi nya rendah, namun memiliki kemampuan menahan air yang baik. Tanah ini cocok bila ditanam padi sawah. Selain padi tanah ini cocok untuk penanaman sayur sayuran, buah, bunga, teh, kopi, dll.
Tanah Latosol
Tanah latosol merupakan tanah dengan status nutrisi yang rendah, selain itu, kandungan bahan organik pada tanah ini juga sedikit. Dapat disebut tanah ini mirip dengan Andosol. Tanah ini digunakan untuk penanaman kelapa sawit, coklat, kopi, teh dan karet.
Tanah Litosol
Tanah Litosol merupakan tanah yang memiliki solum tanah yang dangkal dan sangat [eka terhadap erosi, sehingga tanaman yang cocok ditanam pada tanah-tanah jenis ini adalah tanaman keras, rumput dan palawija. Tanah litosol biasanya sering ditemukan di wilayah perbukitan dan pegunungan
Tanah Regosol
Tanah regosol merupakan tanah dengan kandungan bahan organic yang rendah, selain itu tanah ini juga peka terhadap erosi. Tanah tanah regosol cocok dipakai sebagai lahan untuk tanaman tembakau, tebu, palawija dan sayur sayuran. Untuk mengatasi permasalaahan rendahnya bahan organic dan ancaman erosi, buatlah sengkedan.
Tanah Grumosol
Kandungan liat yang tinggi serta defisiensi akan unsure hara makro dan mikro merupakan cirri dari tanah ini. Untuk mengatasi kekurangan unsure tersebut perlu dilakukan pemupukan. Tanah ini cocok sekali untuk pertumbuhan padi, jagung, kedelai, tebu, kapas, tembakau dan tanaman tanaman berumur pendek lainnya.
Tanah Podsolik Merah Kuning
Ciri khas dari tanah ini adalah warnanya. Factor pembatas pada tanah podsolik merah kuning adalah adanya lapisan pada yang dangkal, konkresi zat besi, defisiensi unsure hara mikro serta pH tanah yang rendah (tanah masam). Jenis tanaman yang baik diusahakan pada tanah podsolik merah kuning adalah tanaman ubi rambat, tembakau, buah buahan dan karet.
Tanaman Mediteran Merah Kuning
Tanah ini memiliki factor pembatas yang sama dengan tanah podsolik merah kuning, sehingga untuk mengatasi factor factor tersebut dan untuk meningkatkan kesuburan tanahnya, perlu diberikan kapur/dolomite. Tanah jenis ini biasanya digunakan sebagai lahan tanaman karet dan tanaman kering lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar